Siswa Berprestasi MI Unggulan Al Amanah

Rudi Irwanto

SatuNet.co,Depok – MI Unggulan Al Amanah terus mencetak siswa berprestasi, di bidang akademik maupun nonakademik. Dua di antaranya adalah Narendra Yodha W.W. dan Anindita Nur Shiddiq, siswa kelas V yang berhasil meraih prestasi di bidang olahraga.

Narendra Yodha W.W., lahir di Depok pada 15 Oktober 2014, merupakan anak keempat dari empat bersaudara, pasangan Ronggo Warsito dan Lely Widiastuti.

Ia berhasil meraih juara III kategori beregu kata tingkat pemula nasional dalam cabang olahraga karate. Selain itu, Narendra juga pernah meraih juara I, II, dan III dalam kejuaraan renang tingkat pemula se-Jawa Barat.

Ketertarikannya terhadap karate dimulai sejak usia delapan tahun, sedangkan renang digelutinya sejak usia sepuluh tahun. Dari kedua olahraga tersebut, Narendra mengaku lebih menyukai karate karena sejak kecil tertarik mempelajari bela diri.

Awalnya, ia mengikuti latihan karate atas tawaran orang tuanya. Kini, Narendra rutin berlatih karate dua kali seminggu, setiap Rabu dan Sabtu, serta berenang setiap Jumat.

“Alhamdulillah, dari kedua olahraga ini saya bisa meraih banyak medali dan prestasi,” ujarnya.

Narendra juga memiliki cita-cita menjadi hakim. Keinginannya tersebut tumbuh sejak usia sepuluh tahun karena ingin menegakkan keadilan bagi masyarakat.

“Barang bukti bisa dipalsukan, persidangan bisa dicurangi, tetapi hanya kedua mata saya yang saya percayai,” ungkapnya.

Anindita Nur Shiddiq merupakan siswi kelas V yang lahir di Jakarta pada 7 Juli 2015. Ia adalah anak tunggal dari pasangan Nur Wahid dan Melani Shiddiq.

Anindita berhasil meraih juara I kategori bantalan memanah. Ia mulai menyukai olahraga memanah sejak kelas III, ketika berusia sekitar sembilan tahun.

Awalnya, Anindita mengikuti kegiatan memanah atas ajakan ibunya. Namun, kegiatan tersebut kemudian berkembang menjadi hobi yang membawanya meraih prestasi.

Untuk mengasah kemampuannya, Anindita rutin berlatih memanah satu kali seminggu, setiap Minggu.

Ke depan, Anindita bercita-cita menjadi pramugari atau guru. Ia berharap dapat terus mengembangkan kemampuannya dan meraih prestasi yang lebih baik.

Prestasi Narendra dan Anindita menjadi bukti bahwa dukungan orang tua, latihan yang konsisten, serta semangat mengembangkan bakat dapat membuka jalan bagi siswa untuk berprestasi sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *