Kepala Daerah se-Jawa Barat Rakor di Depok

Rudi Irwanto

SatuNet.co,Depok – Sinergi pemerintahan di Jawa Barat kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam melayani masyarakat. Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah se-Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berlangsung penuh kehangatan dan produktivitas di Baleka, Kota Depok, Kamis (8/10/2026).

Wali Kota Depok, Supian Suri, menyambut baik forum strategis ini. Rakor tersebut membahas sejumlah isu krusial yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat, mulai dari jaminan sosial pekerja rentan, layanan kesehatan lintas wilayah, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penguatan infrastruktur dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Perisai Sosial bagi Pekerja Rentan. Salah satu sorotan utama dalam rakor ini adalah komitmen perlindungan bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal. Wali Kota Supian Suri menekankan pentingnya perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja rentan, seperti pengemudi ojek online (ojol), ojek pangkalan, buruh harian, hingga petani.

“Para masyarakat yang masuk kategori pekerja rentan tadi juga disampaikan diikhtiarkan bagaimana mereka dapat terfasilitasi BPJS Ketenagakerjaan. Ini penting agar mereka memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko kerja. Diharapkan, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mereka sudah memiliki jaring pengaman sosial dari sana,” ujar Supian dengan tegas.

Meski mekanisme teknis dan skema pembiayaan masih akan didata dan dimatangkan lebih lanjut, komitmen awal ini dinilai sebagai langkah progresif pemerintah daerah dalam hadir memberikan rasa aman bagi para pahlawan devisa dan penggerak ekonomi mikro.

Selain ketenagakerjaan, sektor kesehatan juga mendapat perhatian serius. Para kepala daerah sepakat untuk memperkuat koordinasi guna mengatasi kendala layanan kesehatan yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh pembiayaan BPJS Kesehatan, terutama bagi warga yang membutuhkan rujukan atau penanganan di fasilitas kesehatan luar wilayah administrasi mereka.

Koordinasi lintas daerah ini dinilai krusial untuk memastikan bahwa hak kesehatan masyarakat tetap terpenuhi secara optimal, tanpa terkendala sekat-sekat administratif antar-kabupaten/kota.

Pemkot Depok membawa komitmen segar untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Pemerintah daerah akan menggalakkan pelatihan metode pembelajaran Matematika Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) bagi guru jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Menurut Supian, peningkatan kapasitas guru dengan metode yang inovatif ini merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi kualitas pembelajaran dan mencetak generasi muda Jawa Barat yang unggul dan cinta matematika.

Rakor juga menyentuh aspek pembangunan fisik dan kemandirian ekonomi. Pembahasan mengenai sinkronisasi infrastruktur antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

Di sisi lain, upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga didorong melalui pendekatan persuasif, yakni mengedukasi dan mendorong pelaku usaha agar memenuhi kewajiban perpajakannya di daerah tempat kegiatan usaha berlangsung, demi kemandirian fiskal daerah.

Menutup rangkaian acara, Supian Suri menegaskan bahwa esensi dari Rakor kali ini bukan sekadar seremonial atau presentasi formal, melainkan penyamaan persepsi dan komitmen politik yang kuat.

“Tadi sebetulnya lebih pada komitmen. Tidak ada penyampaian presentasi panjang dari masing-masing daerah. Intinya, kita berkomitmen penuh untuk melaksanakan apa yang menjadi arahan Pak Gubernur,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Rakor ini, Kota Depok tidak hanya sukses menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga menjadi bagian dari motor penggerak kebijakan yang mempertemukan visi Pemprov Jabar dengan pemerintah kabupaten/kota.

Publik kini menantikan langkah konkret dan terobosan nyata dari hasil kesepakatan ini, yang diharapkan segera memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan dan perlindungan masyarakat Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *