SatuNet.co,Depok – Perjuangan untuk mengaktifkan kembali Universal Health Coverage (UHC) untuk masyarakat kian mendapatkan semangat baru setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyentil pentingnya jaminan akses kesehatan bagi seluruh warga tanpa batas birokrasi. Setelah sebelumnya Pemkot Depok dan DPRD Depok telah menyepakati KUA PPAS di 2027.
Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Ade Firmansyah menegaskan, teguran dan pesan menohok Gubernur Jabar tersebut membuktikan betapa mendesaknya pengaktifan kembali UHC di Kota Depok.
“Pesannya sama dan senafas. Kesehatan adalah hak semua masyarakat. Tidak boleh ada warga kesulitan mengakses layanan kesehatan,” tegas Ade, Kamis (08/10/2026).
Pria yang akrab disapa Adef ini menyindir keras klaim manis pemerintah yang hanya berpatokan pada angka kepesertaan di atas kertas. Bagi Adef statistik itu tidak ada artinya jika pada kenyataannya masyarakat miskin masih tercekik administrasi dan ditolak rumah sakit saat nyawa mereka terancam.
“Perjuangan ini juga sejalan dengan ikhtiar DPRD Kota Depok untuk mendorong terwujudnya jaminan kesehatan semesta bagi masyarakat,” ucap Adef.
Pernyataan Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi bersama para bupati dan wali kota se-Jawa Barat pada Rabu (07/10/2026) menjadi tamparan keras sekaligus suntikan energi bagi parlemen Depok untuk terus menekan eksekutif.
DPRD Depok memastikan tidak akan berhenti mengawal isu ini sampai hak berobat warga dikembalikan sepenuhnya.
“Semoga jaminan kesehatan semesta segera terwujud dan dirasakan seluruh warga Kota Depok,” harap Adef.











