SatuNet.co,DEPOK – Keberadaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki peran vital sebagai pusat produksi, distribusi ribuan porsi bagi siswa, ibu hamil dan balita. Untuk itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai dengan ketetapan.
SPPG Pancoran Mas 3 yang berlokasi di Jalan. Cagar Alam Selatan RT 02/03, Pancoran Mas berjalan sesuai dengan SOP dan memberdayakan masyarakat sekitar. Hal itu diungkapkan Ketua RW 03 Rohiyat (65). Dirinya meyakinkan bahwa bahwa dapur MBG tersebut telah mengurus izin lingkungan.
“Dapur MBG ini sudah berjalan sesuai dengan aturan, apalagi sudah mengurus perizinan lingkungan sebelum beroperasi. Apalagi, saya sendiri juga telah menandatangani dokumennya. Kita juga bersyukur banyak warga sekitar yang ikut dilibatkan atau bekerja di Dapur tersebut,”terangnya.
Menurut salah satu pengelola SPPG Pancoran Mas 3 Fahad mengaku telah memenuhi seluruh persyaratan yang diwajibkan sebelum dapur MBG beroperasi. Bahkan, izin sudah keluar setelah Desember 2025 dan baru beroperasi pada dua bulan terakhir.
“Tentu, perizinan sudah kita kantongi dan berjalan sesuai dengan ketentuan. Dengan berlangsungnya MBG ini kita mendukung program Pemerintah salah satunya dalam pemenuhan gizi berkualitas bagi masyarakat,”jelasnya.
Fahad mengungkapkan bahwa keberadaan MBG ini juga melibatkan warga sekitarnya. Sehingga, memberikan dampak positif dan juga mampu mendukung ekonomi dalam keluarga. Ia mengaku setidaknya dalam merekrut tenaga kerja SPPG 89 % dari warga sekitar.
“Dengan merekrut warga sekitar bisa melakukan efisiensi operasional dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Serta memastikan logistik pengiriman makanan lebih cepat sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru,”terangnya.
Ia mengaku, saat ini telah melayani 1400 penerima manfaat dan berjalan dengan lancar. Ia mengungkapkan, dengan menjalankannya sesuai standar diharapkan terus memberikan pelayanan terbaik bagi penerima manfaat dan masyarakat dalam pelayanan gizi.
“Tentu, dalam menjalankan SPPG ini didukung dengan sarana pendukung yang memadai sesuai dengan standar ketentuan. Semoga, harapan menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan bebas dari stunting melalui pemenuhan nutrisi harian anak sekolah serta ibu hamil tercapai,”harapnya.
Sementara itu, sopir SPPG Pancoran Mas 3 Surya Winata (37) warga Jl. Cagar Alam Selatan RT 02 RW 03, Pancoran Mas mengaku senang dengan pekerjaannya saat ini. Ia mengaku dengan bekerja di dapur MBG bisa memberikan manfaat bagi keluarganya terutama dalam meningkatkan ekonomi keluarga.
“Alhamdulillah, dengan bekerja sebagai sopir MBG ini saya mampu menafkahi keluarga. Ekonomi keluarga meningkat atau sangat terbantu. Semoga dapur MBG ini semakin maju dan terus memberikan manfaat lebih luas lagi,”harapnya.tutupnya.











