SatuNet.co,Depok – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Kota Depok menyatakan sikap menolak segala bentuk upaya normalisasi dan penyebaran budaya LGBTQ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer), termasuk yang menurut organisasi tersebut belakangan muncul di lingkungan Universitas Indonesia (UI).
Ketua DPD Forkabi Kota Depok, Edi Dadang Chandra atau yang akrab disapa Bang Barok, mengatakan sikap tersebut merupakan pandangan organisasi yang didasarkan pada nilai-nilai yang diyakini Forkabi.
“Seluruh jajaran pengurus dan anggota Forkabi Kota Depok menyatakan dengan tegas menolak segala bentuk upaya normalisasi LGBTQ, baik dalam bentuk kampanye, legalisasi, budaya, media maupun bentuk lainnya,” ujar Barok, Rabu (15/7/2026).
Barok menilai Kota Depok yang dikenal sebagai kota santri dan kota pendidikan perlu menjaga nilai-nilai agama, sosial, dan budaya. Menurutnya, Pemerintah Kota Depok diharapkan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku apabila terdapat persoalan yang berkaitan dengan hal tersebut.
“Kami berharap Pemerintah Kota Depok dapat mengambil langkah sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPD Forkabi Kota Depok, Ikhlas Syam, mengatakan pihaknya berharap seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Depok.
Ia juga meminta pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan TNI menjalankan tugas sesuai kewenangan dan peraturan yang berlaku.
“Kami meminta kepada Pemkot Depok, Polri, dan TNI agar mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku sehingga situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa aman,” ujarnya.
Ikhlas menambahkan, Forkabi juga menyampaikan kritik terhadap pernyataan maupun dukungan yang, menurut organisasi tersebut, menormalisasi LGBTQ, termasuk yang dikaitkan dengan sebagian kalangan di lingkungan Universitas Indonesia.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan atau tanggapan dari pihak Universitas Indonesia terkait pernyataan Forkabi tersebut.











