Politeknik Negeri Jakarta Mencetak 2.437 Lulusan Kompeten Pada Wisuda ke 42

Rudi Irwanto

SatuNet.co,Depok – Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mencetak sebanyak 2.437 lulusan kompeten pada wisuda ke 42 diadakan di Balairung Universitas Indonesia (UI) Kota Depok, Sabtu, 19 September 2026.

Menurut Direktur PNJ, Dr. Syamsurizal, mengatakan memasuki usia ke 44 tahun, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menyelenggarakan serangkaian acara puncak berupa Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka Dies Natalis ke-44 sekaligus Wisuda Ke-42 Program Magister Terapan, Program Sarjana Terapan, dan Program Diploma.

Acara berlangsung di di Balairung Universitas Indonesia, Depok. Mengusung tema besar “Celebrating Achievement, Creating Impact, Inspiring the Future through Character and Integrity”, perhelatan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi perjalanan PNJ dalam mencetak SDM unggul bagi bangsa.

“Dalam pembukaan acara turut hadir Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Prof Brian Yuliarto memberikan sambutan dalam momentum
Dies Natalis ke-44 dan Wisuda ke-42 PNJ,” ujarnya , Sabtu ,(19/9/2026)

Dalam sambutan Mendiktisaintek, lanjut Syamsurizal, apresiasi atas perjalanan dan kontribusi PNJ selama 44 tahun sebagai institusi pendidikan vokasi. Dalam perjalanan panjang tersebut menjadi bukti konsistensi PNJ dalam menghasilkan sumber daya manusia yang terampil, adaptif, inovatif, serta memiliki daya saing.

“Bapak Menteri juga menyampaikan selamat kepada seluru wisudawan dan wisudawat. Ia menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari perjalanan baru untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia industri, dan bangsa Indonesia,” tambahnya.

Dalam prosesi wisuda, Direktur PNJ Dr. Syamsurizal, melantik 2.437 lulusan tahun akademik 2025/2026, yang terdiri atas 1.420 wisudawan dan 1.017 wisudawati.

Dengan pelantikan ini, PNJ menambah daftar panjang kontribusinya bagi industri, mencetak total 51.016 alumni, dengan rincian 31.853 lulusan di bidang Rekayasa dan 19.163 lulusan di bidang Tata Niaga. Di antara para lulusan tersebut, terdapat 129 wisudawan yang merupakan hasil dari Program Kerja Sama Pendidikan langsung dengan mitra industri.

“Prestasi gemilang dan efektivitas sistem pendidikan vokasi PNJ tercermin sangat kuat pada tingkat keterserapan lulusan. Sebanyak 907 lulusan, atau mencapai 41% dari total wisudawan hari ini, telah berstatus bekerja atau berwirausaha bahkan sebelum mereka resmi menerima ijazah.

Rinciannya, 863 lulusan telah diserap oleh berbagai perusahaan nasional maupun multinasional terkemuka, sementara 44 lulusan lainnya mantap membangun bisnis wirausaha,” paparnya.

Menurut Syamsurizal, 4 dari 10 lulusan PNJ telah memasuki dunia kerja atau membangun usaha bahkan sebelum resmi menyandang gelar. Dengan demikian fakta membanggakan yang dipaparkan di hadapan senat dan tamu undangan.

Reputasi PNJ sebagai kampus vokasi berdaya saing global semakin kokoh dengan capaian Akreditasi Institusi berpredikat Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), di mana 16 Program Studi di dalamnya turut meraih predikat Unggul.

Di kancah global, PNJ juga memiliki 4 program studi yang telah tersertifikasi akreditasi internasional secara ketat dari IABEE dan ASIIN.

Ekspansi kemitraan global (international mobility) juga terus menunjukkan tren positif.”Sebanyak 179 mahasiswa PNJ pada tahun ini mendapatkan pengalaman akademik dan profesional berharga melalui program magang internasional (international internship) dan pertukaran mahasiswa (student exchange).

Deretan institusi dan perusahaan mitra global tersebut meliputi PT. Liugong, National United University, Liuzhou Polytechnic University (LZPU), Gumi University, St. John’s University, dan Minghsin University of Science and Technology,” ungkapnya.

Konsistensi dan dedikasi atas kolaborasi ini dibuktikan dengan raihan medali Silver Winner pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025 untuk sub-kategori Perguruan Tinggi dengan Kerjasama Internasional Terbaik.

Menutup prosesi pelepasan, lanjut Dr. Syamsurizal membekali para lulusan dengan tiga pilar kunci untuk menaklukkan dinamika masa depan: yakni Integritas (Integrity), Ketangguhan (Resilience), dan Kelincahan Beradaptasi (Agility).

“Diharapkan para wisudawan agar tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan harus hadir membawa solusi, menciptakan peluang, dan menjadi sosok penggerak perubahan yang tangguh demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *