SatuNet.co,Depok — Sebenarnya niat untuk mengadakan acara HBH sudah lama terbersit oleh YOsie.ketika dia pulang melaksanakan umbroh baru dilaksakan dibuat lah panitia kecil itu pun juga dadakan.Setelah terbentuk cuman seminggu dengan semangat kebersamaan tetep dibawa komando Ketua.
Diluar dugaan yang datang serta yang menyumbang tampa di komandoi temen-temen angkatan 87 dengan semangat membantu secara spontan temen-temen seperti komsumsi bahkan berlimpah semua tamu yang dateng kebagian semua pulang dengan perasaan senang.
Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam acara Halal Bihalal (HBH) Alumni IISIP ’87 yang digelar di kediaman Yosman Mansyur, atau yang akrab disapa Yossie. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu 18 April ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi momen penting untuk benar-benar saling memaafkan dan mempererat kembali hubungan yang mungkin sempat renggang.
Dalam sambutannya, Yossie menegaskan bahwa makna HBH jauh lebih dalam dari sekadar seremoni. “HBH bukan hanya tradisi, tapi benar-benar ajang untuk saling memaafkan dengan tulus,” ujarnya. Ia juga menggambarkan kekompakan alumni IISIP ’87 yang meski terbagi dalam berbagai kelompok kecil, tetap solid layaknya klub-klub dalam satu liga sepak bola.
Sebagai Ketua Forum Alumni IISIP ’87, Yossie juga menyinggung perubahan fase kehidupan para alumni. “Di usia sekarang, kita bukan lagi bicara soal mata kuliah, tapi soal kesehatan. Salah satu cara menjaganya adalah dengan terus bersilaturahmi dan berkumpul bersama teman-teman,” tambahnya. Ia menutup sambutan dengan pesan penuh semangat, “Tetap kompak teman-teman, IISIP ’87 happy together, friendship forever.”
Acara semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Wishnu. Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, sekaligus mengapresiasi konsistensi alumni IISIP ’87 dalam mengadakan pengajian. “HBH mungkin banyak yang bisa mengadakan, tapi menjaga pengajian tetap istiqomah itu tidak mudah. Saya bangga IISIP ’87 punya itu,” ungkapnya. Ia juga menceritakan kebanggaan dari angkatan lain yang melihat kekompakan tersebut, bahkan hingga menarik minat alumni angkatan lain untuk ikut serta.
Secara makna, Halal Bihalal sendiri mengandung nilai yang mendalam. Selain sebagai penyucian dosa sosial antarmanusia, momen ini juga menjadi sarana menyambung kembali tali silaturahmi, sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang mungkin sempat tertunda. Seperti dijelaskan oleh M. Quraish Shihab, halal bihalal merupakan upaya mengubah hubungan yang semula “haram” karena adanya kesalahan menjadi “halal” melalui saling memaafkan dengan lapang dada.
Acara HBH ini dihadiri hampir 70 orang, dari total 83 alumni yang telah menyatakan kehadiran. Kegiatan berlangsung santai namun meriah, diisi dengan berbagai games seru seputar lagu-lagu Yossie di YouTube, pembagian door prize, serta canda tawa yang semakin menghidupkan suasana.
Sebagai penutup, seluruh peserta saling bersalaman dan mengabadikan momen kebersamaan dalam sesi foto bersama—menjadi simbol eratnya tali persahabatan yang terus terjaga hingga kini.











